Bisnis.com, BOGOTA - Pemimpin pemberontak FARC Kolombia Rodrigo Londono, yang dikenal dengan Timochenko, dirawat di rumah sakit setelah menderita strok dan diperkirakan sembuh, kata dokter pada Minggu (3/7/2017).
Timochenko, yang pada November menandatangani kesepakatan perdamaian dengan pemerintah, menderita gangguan jantung dan menjalani pembedahan di Kuba saat merundingkan kesepakatan tersebut.
Pada pekan lalu, pemimpin itu mengawasi perlucutan senjata sekitar 7.000 pemberontak dalam upacara dengan Presiden Juan Manuel Santos.
Timochenko, yang dokter katakan berusia 59 tahun, menderita strok iskemik, serangan pembuluh darah otak akibat penyumbatan, yang menghalangi bagian otak menerima darah dan oksigen.
Dia diperkirakan akan meninggalkan rumah sakit dalam waktu 48 jam dan dokter mengatakan kepada wartawan bahwa Timochenko sedang berbincang dengan mereka dan bahkan membuat lelucon.
FARC, yang didirikan sebagai gerakan pemberontakan petani pada 1964, berperang dengan lebih selusin pemerintah, menyebabkan lebih dari 220.000 tewas dan jutaan lagi mengungsi.
Pemimpin Pemberontak Kolombia Stroke
Pemimpin pemberontak FARC Kolombia Rodrigo Londono, yang dikenal dengan Timochenko, dirawat di rumah sakit setelah menderita strok dan diperkirakan sembuh, kata dokter pada Minggu (3/7/2017).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

10 jam yang lalu
Hati-hati RI Ekspor Beras ke Malaysia

17 jam yang lalu
Indomaret (DNET) and Alfamart (AMRT) Thrive as Rivals Struggle
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru

13 menit yang lalu
Cerita Kardinal Suharyo Sempat Makan Bersama Paus Leo Sebelum Konklaf

29 menit yang lalu
Viva Il Papa! Era Pemerintahan Paus Leo XVI Resmi Dimulai

2 jam yang lalu
Ganjar: Ciri Khas PDIP Tidak Mempersulit Rakyatnya
Terpopuler
# Hot Topic
Rekomendasi Kami
Foto
