Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

47.357 Kendaraan Keluar Jakarta ke Arah Merak

Kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol Cikupa ke arah Pelabuhan Merak telah mencapai 47.357 kendaraan.
Penumpang menjadi latar depan kapal di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (18/4). Bisnis/Abdurachman
Penumpang menjadi latar depan kapal di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (18/4). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA-Polri menyebut jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol Cikupa ke arah Pelabuhan Merak telah mencapai 47.357 kendaraan.

Jubir Satgas Humas Operasi Ketupat 2025 Kombes Jansen Avitus Panjaitan menyebut bahwa kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui Gerbang Tol Cikupa juga tidak kalah banyak yaitu mencapai 45.434 kendaraan per hari Rabu 26 Maret 2025.

Menurutnya, Polri juga sudah menyiapkan rekayasa lalulintas mulai hari ini Kamis 27 Maret 2025 untuk mengantisipasi lonjakan kepadatan lalulintas di sejumlah ruas jalan tol.

"Kami telah menyiapkan rekayasa lalulintas, sistem one way lokal dan skema contraflow di ruas jalan tol," tuturnya di Jakarta, Kamis (27/3/2025).

Selain itu, dia juga mengimbau kendaraan sumbu tiga ke atas agar tidak beroperasi mulai 24 Maret-8 April 2025. Jika masih tetap beroperasi, dia menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi tilang.

"Kecuali kendaraan logistik yang membawa kebutuhan pokok, uang, hantaran ternak, dan barang khusus lainnya," katanya.

Dia juga mengimbau masyarakat yang telah melakukan perjalanan mudik untuk berhati-hati dan menjaga kondisi fisik serta kondisi kendaraan agar tetap prima.

"Serta juga memanfaatkan rest area secara efektif untuk beristirahat. Selain itu, warga juga harus memastikan saldo pada uang elektronik cukup guna memperlancar transaksi di jalan tol," ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper