Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Trump Tawarkan Gold Card Rp81 Miliar untuk Beli Kewarganegaraan Amerika

Donald Trump akan ubah program EB-5 dengan Gold Card seharga Rp81,5 miliar untuk miliki kewarganegaraan AS.
Bendera Amerika Serikat berkibar di Seattle, Washington pada Kamis (4/7/2024). / Bloomberg-SeongJoon Cho
Bendera Amerika Serikat berkibar di Seattle, Washington pada Kamis (4/7/2024). / Bloomberg-SeongJoon Cho

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menawarkan Gold Card atau kartu emas untuk mereka yang ingin memiliki kewarganegaraan AS.

Pada Selasa (25/2/2025), mengutip Reuters, Trump memberikan gagasan di mana ia ingin mengganti program visa bagi investor asing dengan Gold Card.

Trump mengatakan kepada wartawan bahwa dia akan mengganti program visa investor imigran "EB-5", yang memungkinkan investor asing dengan jumlah uang besar yang menciptakan atau mempertahankan lapangan kerja di AS untuk menjadi penduduk tetap, dengan apa yang disebut "Gold Card"

Program EB-5 memberikan lampu hijau kepada orang asing yang berjanji untuk berinvestasi di bisnis AS.

“Kami akan menjual kartu emas. Kami akan memberi harga pada kartu itu sekitar $5 juta,” tambahnya.

Menurut Trump, program Gold Card akan memberikan hak istimewa kepada para investor atau orang kaya untuk mendapat kewarganegaraan AS.

“Ini akan memberi Anda hak istimewa kartu hijau dan juga akan menjadi jalan menuju kewarganegaraan (Amerika), dan orang-orang kaya akan datang ke negara kita dengan membeli kartu ini,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa rincian tentang skema ini akan diumumkan dalam dua minggu.

Trump menambahkan ada kemungkinan oligarki Rusia bisa memenuhi syarat untuk mendapatkan kartu emas, ketika ditanya oleh seorang jurnalis apakah orang-orang tersebut memenuhi syarat. "

Diketahui, program Investor Imigran EB-5 yang dikelola oleh Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS dibentuk oleh Kongres pada tahun 1990 untuk “menstimulasi perekonomian AS melalui penciptaan lapangan kerja dan penanaman modal oleh investor asing”.

Program tersebut dikatakan oleh Menteri Perdagangan Howard Lutnick sebagai hal "yang penuh omong kosong".

"Program EB-5...itu penuh dengan omong kosong, khayalan dan penipuan, dan itu adalah cara untuk mendapatkan kartu hijau dengan biaya rendah, katanya, dikutip dari Reuters.

Nantinya EB-5 akan serentak diganti menjadi Gold Card.

"Jadi presiden berkata, daripada memiliki program EB-5 yang konyol seperti ini, kami akan mengakhiri program EB-5. Kami akan menggantinya dengan kartu emas Trump,"


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper