Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Respons Para Pemimpin Dunia Usai Trump Umumkan Tarif Impor Terbaru

Tarif impor Trump yang baru memicu reaksi dari berbagai pemimpin dunia berikut ini
Respons Para Pemimpin Dunia Usai Trump Umumkan Tarif Impor Terbaru  Jim Lo Scalo / EPA / Bloomberg
Respons Para Pemimpin Dunia Usai Trump Umumkan Tarif Impor Terbaru Jim Lo Scalo / EPA / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden AS Donald Trump menerapkan tarif dasar 10% pada semua impor ke Amerika Serikat, dan bea yang lebih tinggi pada beberapa mitra dagang terbesar negara itu.

Khusus Indonesia, Donald Trump mengumumkan kebijakan tambahan tarif timbal balik (resiprokal) tembus di level 32%.

Dilansir dari reuters, kebijakan ini memicu tanggapan menantang dari para pemimpin di seluruh dunia.

Berikut adalah beberapa reaksi dari pejabat tinggi di seluruh dunia soal tarif impor Trump terbaru:

KEMENTERIAN PERDAGANGAN CHINA

"China dengan tegas menentang ini dan akan mengambil tindakan balasan untuk melindungi hak dan kepentingannya sendiri."
"Tidak ada pemenang dalam perang dagang, dan tidak ada jalan keluar untuk proteksionisme. China mendesak AS untuk segera mencabut tarif sepihak dan menyelesaikan perbedaan dengan mitra dagangnya melalui dialog yang setara."

PERDANA MENTERI JEPANG SHIGERU ISHIBA

"Jepang adalah negara yang melakukan investasi terbesar ke Amerika Serikat, jadi kami bertanya-tanya apakah masuk akal bagi (Washington) untuk menerapkan tarif yang seragam ke semua negara."

"Kami perlu mempertimbangkan apa yang terbaik untuk kepentingan nasional Jepang. Kami mengajukan semua opsi untuk mempertimbangkan respons yang paling efektif."

PERDANA MENTERI KANADA MARK CARNEY

"(Trump) telah mempertahankan sejumlah elemen penting dari hubungan kami, hubungan komersial antara Kanada dan Amerika Serikat. Namun, tarif fentanil masih berlaku, seperti halnya tarif untuk baja dan aluminium."

"Kami akan melawan tarif ini dengan tindakan balasan, kami akan melindungi pekerja kami, dan kami akan membangun ekonomi terkuat di G7."

KEMENTERIAN LUAR NEGERI BRASIL

"Pemerintah Brasil menyesalkan keputusan yang dibuat oleh pemerintah Amerika Utara hari ini, 2 April, untuk mengenakan tarif tambahan tidak lebih dari 10% pada semua ekspor Brasil ke negara tersebut."

"Pemerintah Brasil sedang mengevaluasi semua tindakan yang mungkin dilakukan untuk memastikan adanya timbal balik dalam perdagangan bilateral, termasuk dengan menggunakan Organisasi Perdagangan Dunia, untuk membela kepentingan nasional yang sah."

PERDANA MENTERI AUSTRALIA ANTHONY ALBANESE

"Tarif yang ditetapkan oleh pemerintahan (Trump) tidak memiliki dasar logika dan bertentangan dengan dasar kemitraan kedua negara kita. Ini bukan tindakan seorang teman. Keputusan hari ini akan menambah ketidakpastian dalam ekonomi global dan akan menaikkan biaya bagi rumah tangga Amerika."

PEJABAT PRESIDEN KOREA SELATAN HAN DUCK-SOO

"Karena perang dagang global telah menjadi kenyataan, pemerintah harus mengerahkan semua kemampuannya untuk mengatasi krisis perdagangan."

MENTERI PERDAGANGAN SELANDIA BARU TODD MCCLAY

"Kepentingan Selandia Baru akan terlayani dengan baik di dunia yang perdagangannya berjalan bebas ... Hubungan bilateral Selandia Baru dengan AS tetap kuat. Kami akan berbicara dengan pemerintah untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, dan dengan para eksportir kami untuk lebih memahami dampak pengumuman ini."

PERDANA MENTERI SPANYOL PEDRO SANCHEZ

"Spanyol akan melindungi perusahaan dan pekerjanya serta akan terus berkomitmen pada dunia yang terbuka."

PERDANA MENTERI SWEDIA ULF KRISTERSSON

"Kami tidak menginginkan hambatan perdagangan yang semakin besar. Kami tidak menginginkan perang dagang ... Kami ingin menemukan jalan kembali ke jalur perdagangan dan kerja sama bersama AS, sehingga masyarakat di negara kami dapat menikmati kehidupan yang lebih baik."

PRESIDEN SWISS KARIN KELLER-SUTTER

"(Dewan Federal) akan segera menentukan langkah selanjutnya. Kepentingan ekonomi jangka panjang negara adalah yang terpenting. Kepatuhan terhadap hukum internasional dan perdagangan bebas tetap menjadi nilai-nilai inti."

PERDANA MENTERI IRLANDIA MICHEAL MARTIN

"Keputusan AS malam ini untuk mengenakan tarif 20% pada impor dari seluruh Uni Eropa sangat disesalkan. Saya sangat yakin bahwa tarif tidak menguntungkan siapa pun. Prioritas saya, dan prioritas pemerintah, adalah melindungi lapangan kerja Irlandia dan ekonomi Irlandia."

PERDANA MENTERI ITALIA GIORGIA MELONI

"Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat, dengan tujuan menghindari perang dagang yang pasti akan melemahkan Barat demi kepentingan pemain global lainnya."

MANFRED WEBER, PRESIDEN EPP, PARTAI TERBESAR DI PARLEMEN EROPA

"Bagi teman-teman Amerika kami, hari ini bukanlah hari pembebasan, melainkan hari kebencian. Tarif Donald Trump tidak membela perdagangan yang adil; tarif tersebut menyerangnya karena rasa takut dan merugikan kedua belah pihak di Atlantik. Eropa bersatu, siap membela kepentingannya, dan terbuka untuk perundingan yang adil dan tegas."

PRESIDEN KOLOMBIA GUSTAVO PETRO

"Kami hanya akan membuat impor AS lebih mahal jika mereka mengambil pekerjaan kami. Namun, kami tidak akan menaikkan tarif jika barang-barang mereka membantu menciptakan pekerjaan yang bernilai lebih tinggi."


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper