Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Demo di Makassar Makan Korban, Istana: Mari Kita Rajut Kembali Persatuan

Demo di Makassar menelan korban jiwa akibat kebakaran Gedung DPRD. Istana dan KemenPAN RB menyampaikan duka cita, mengimbau persatuan dan perdamaian.
Suasana di kantor DPRD Makassar yang dibakar massa saat unjukrasa Jumat malam (29/8/2025) hingga Sabtu dini hari (20/8/2025). Unjukrasa yang awalnya kondusif pada sore hari berubah jadi pembakaran saat malam hingga dini hari yang menelan 3 korabn jiwa dan puluhan mobil di kantor DPRD Makassar dan DPRD Sulawesi Selatan. Bisnis/Paulus Tandi Bone
Suasana di kantor DPRD Makassar yang dibakar massa saat unjukrasa Jumat malam (29/8/2025) hingga Sabtu dini hari (20/8/2025). Unjukrasa yang awalnya kondusif pada sore hari berubah jadi pembakaran saat malam hingga dini hari yang menelan 3 korabn jiwa dan puluhan mobil di kantor DPRD Makassar dan DPRD Sulawesi Selatan. Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi demonstrasi di Makassar memakan korban jiwa, Istana melalui Kantor Komunikasi Kepresidenan menyampaikan duka cita dan mengimbau kepada masyarakat untuk berdamai dan bersatu.

Dalam unggahan melalui akun Instagram PCO RI, menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya beberapa orang di Makassar akibat terjebak kebakaran di Gedung DPRD Makassar.

"Semoga almarhum dan almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan," demikian tulis akun resmi PCO RI, Sabtu (30/8/2025).

Selanjutnya Kantor Komunukasi Kepresidenan meminta masyarakat untuk bersatu dan saling menjaga perdamaian di seluruh Tanah Air.

"Marilah kita rajut kembali persatuan dan kesatuan, karena sejatinya kita adalah saudara sebangsa dan setanah air yang harus saling menjaga dan menghormati satu sama lain," lanjutnya.

Sebelumnya dalam unggahan Instagram, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya 4 Aparatur Sipil negara (ASN) dalam peristiwa tragis pembakaran Gedung DPRD Makassar pada Jumat (29/8/2025).

“Semoga arwah para almarhum diterima di sisi-Nya, keluarga diberikan ketabahan, dan para korban luka segera lekas sehat. Mari bersama menjaga ketertiban dan keselamatan, agar tidak ada lagi korban jiwa yang jatuh,” kata MenPANRB Rini Widyantini melalui unggahan Instagram @kemenpanrb, Sabtu (30/8/2025).

Rini juga berjanji bahwa negara akan memastikan pemenuhan hak-hak ASN yang gugur saat menjalankan tugas. Tak hanya itu, dia juga mendorong agar para ASN yang mengalami luka-luka untuk segera mendapatkan perawatan yang memadai dan layak supaya bisa segera pulih kembali.

Lebih lanjut, Rini pun berharap situasi dapat segera kembali kondusif. Dia menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan bersama, baik bagi ASN, masyarakat, maupun aparat di lapangan.

“Saya berharap agar tidak ada lagi korban  yang jatuh dalam aksi demonstrasi kali ini, baik dari masyarakat, ASN, maupun aparat,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/8/2025).

Sebagai informasi, insiden terbakarnya gedung ini imbas dari kericuhan aksi demonstrasi di Kota Makassar yang pecah hingga Sabtu (30/8/2025) dini hari. Massa membakar Gedung DPRD Kota Makassar dan DPRD provinsi Sulsel.

Adapun, dalam unggahan Instagram tersebut, diketahui ketiga orang tersebut adalah Staf Humas DPRD Kota Makassar Muh. Akbar Basri, Staf DPRD Kota Makassar Syahrina Wati, dan Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Tanah Ujung Syaiful Akbar.

Sementara itu, berdasarkan pemberitaan Bisnis sebelumnya ada satu orang lagi yang menjadi korban kebakaran gedung yakni Fotografer DPRD Makassar Ubay.

Di lain sisi, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mengimbau kepada seluruh masyarakatnya untuk menahan diri agar tidak terprovokasi imbas kerusuhan unjuk rasa yang terjadi di Makassar. 

Dia menyerukan agar tiap wilayah menjaga stabilitas daerahnya masing-masing. Mengutamakan ketertiban dan keamanan bersama.

“Sudah ada korban jiwa, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk men


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro