Bisnis.com, JAKARTA – Aksi massa unjuk rasa terkait kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan di markas Polda Metro Jaya kembali memanas usai sempat melambat kala hujan lebat mengguyur pada Jumat (29/8/2025).
Berdasarkan pantauan Bisnis di lokasi 18.20 WIB, mulanya aksi massa dan kubu kepolisian nampak bergeming di tengah guyuran hujan.
Massa terus menyanyikan lagu-lagu kebangsaan di tengah guyuran hujan itu. Namun, selang 20 menit kemudian massa menyalakan petasan dan diarahkan ke markas kepolisian di Jakarta ini.
Setidaknya, petasan itu ditembakan sekitar 25 menitan. Di kubu kepolisian awalnya nampak kebingungan untuk mengambil tindakan, misalnya untuk mendorong atau tetap bertahan.
“Udah maju-maju aja, dorong-dorong,” ujar polisi yang berada di belakang barisan.
Namun, komando tetap meminta prajurit agar tetap bertahan. Kemudian, bom molotov pun mulai dilemparkan massa aksi. Tak selang berapa lama, komando kemudian memerintahkan untuk maju dan mengambil tindakan.
Baca Juga
Water cannon pun disemprotkan ke massa aksi. Sesekali, terlihat dari sisi markas Polda Metro juga menembakkan petasan ke arah massa.
Selain itu, gas air mata juga telah ditembakan ke arah massa aksi. Di samping itu, anggota menutup gerbang Polda Metro Jaya di Jalan Gatot Subroto.