Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekam Jejak Anggota DPR Ahmad Sahroni, Politikus Nasdem yang Kontroversi

Ahmad Sahroni, politikus Nasdem, turun jabatan dari Wakil Ketua Komisi III menjadi anggota Komisi I DPR RI setelah pernyataan kontroversialnya viral di media sosial.
Politikus Partai Nasdem Ahmad Sahroni/DPR
Politikus Partai Nasdem Ahmad Sahroni/DPR

Bisnis.com, JAKARTA - Ahmad Sahroni yang sempat menjabat menjadi Wakil Ketua Komisi III kini turun jabatan dan hanya menjadi anggota komisi I. Hal ini diduga karena ucapannya yang kontroversi di media sosial.

"Hanya orang tolol yang ingin membubarkan DPR," ungkap Sahroni dalam potongan video di media sosial.

Potongan video ini langsung menjadi viral dan direspon oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, influencer hingga akademisi. Di tengah maraknya aksi demo yang terjadi selama seminggu terakhir, pernyataan Sahroni mendapatkan perhatian serius dari masyarakat.

Ini Karir dan Pengalaman Politik Sahroni

Dia memulai karier politiknya dengan bergabung ke Partai NasDem pada 2013. Saat pemilihan umum legislatif 2014, Ahmad Sahroni terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta III dengan perolehan 60.683 suara. Di DPR RI, dia awalnya bertugas di Komisi XI.

Kemudian pada 2016, Sahroni dipindahkan ke Komisi III yang menangani masalah hukum dan HAM. Sejak 2019, dia dipercaya menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Pada pertengahan 2020, Ahmad Sahroni menjadi Ketua Panitia Khusus dari RUU Pengesahan Perjanjian tentang Bantuan Hukum Timbal Balik Dalam Masalah Pidana antara Indonesia dan Konfederasi Swiss (Mutual Legal Assistance/MLA). RUU ini disahkan pada Juli tahun yang sama.

Pada Maret 2021, Ahmad Sahroni menyuarakan revisi UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika karena 50 persen penghuni lapas berasal dari narapidana kasus narkotika. Pada Oktober 2021, dia juga sempat mengomentari laporan Project Multatuli.

Baru-baru ini, Partai Nasdem telah melakukan rotasi terhadap Ahmad Sahroni usai melontarkan pernyataan kontroversi terkait massa aksi demonstrasi di DPR RI.

"Dr. H. Ahmad Sahroni, S.E., M.I.Kom Semula Wakil Ketua Komisi III menjadi Anggota Komisi I," dikutip dalam surat Nasdem yang disebarkan ke media, Jumat (29/8/2025).

Berdasarkan surat Fraksi Partai Nasdem yang teregister dengan nomor: F. NasDem. 75 /DPR-RIVIII/2025 yang diteken pimpinan DPR Fraksi Nasdem. Sahroni kini dirotasi menjadi anggota Komisi I DPR RI.

Dalam dokumen yang sama, partai yang dipimpin oleh Surya Paloh itu juga memutuskan Rusdi Masse Mappasessu yang semula Anggota Komisi IV menjadi Wakil Ketua Komisi III. Adapun, surat yang memuat rotasi Sahroni ini juga dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal Nasdem, Hermawi Taslim.

"Surat itu emang benar," ujar Hermawi saat dihubungi, Jumat (29/8/2025).

Hanya saja, Hermawi tidak menjelaskan soal alasan rotasi Sahroni secara detail. Dia hanya mengatakan hal ini merupakan langkah penyegaran partai untuk pejabat di DPR RI.

"Penyegaran. Rotasi rutin, sesuatu yang biasa di Nasdem," pungkasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro