Bisnis.com, JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri didampingi Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono hadir dalam pemakaman korban terlindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob Affan Kurniawan (21).
Berdasarkan pantauan Bisnis.com, keduanya hadir menggunakan pakaian dinas khas kepolisian. Kedua pejabat polisi itu juga turut melakukan tabur bunga selepas acara pemakaman.
Saat melakukan prosesi tabur bunga, puluhan pengemudi ojek online masih mengelilingi makam Affan. Edi dan Dekananto melakukan prosesi itu dengan disaksikan oleh keluarga korban dan puluhan driver ojek online lainnya.
Dengan wadah bunga dipegang oleh Dekananto, kedua pejabat kepolisian itu menaburkan bunga secara bergantian ke atas makam Affan. Beberapa kali, Edi tampak menundukkan kepalanya.
Saat ditemui wartawan, Edi menyebut akan mengusut tuntas pelaku yang menyebabkan tewasnya Affan. Hingga saat ini, kepolisian disebut telah memeriksa tujuh anggotanya.
Namun, ketika ditanya mengenai reformasi Polri, sebab kejadian ini telah berulang kali terjadi, Edi hanya mengucapkan permintaan maaf berulang kali atas kejadian ini.
Baca Juga
"Saat ini saya mewakili Polda Metro Jaya, memohon maaf kepada seluruh masyarakat," katanya singkat.
Dalam kesempatan terpisah, Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban dalam insiden polisi yang melindas pengemudi ojek online Affan Kurniawan.
Dia berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Intinya saya turut berduka cita kepada korban. Semoga arwahnya diterima di sisi-Nya,” ujar Mayjen Deddy Suryadi, Jumat (29/8/2025).
Selain itu, Pangdam Jaya juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik.
Dalam kesempatan terpisah, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta kepada seluruh jajaran kepolisian agar tidak bertindak anarkis dan tidak melukai rakyat yang sedang berdemo. Dia juga meminta agar aksi pengamanan dilakukan sesuai prosedur.
Puan menyampaikan belasungkawa terhadap korban insiden driver ojek online ‘dilindas’ mobil kendaraan taktis (Rantis) Barakuda dalam demo yang diwarnai kericuhan, kemarin. Ia pun meminta Polisi transparan dan mengusut tuntas insiden ini.
Sebagai informasi, pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, driver ojol, Affan Kurniawan dilindas mobil rantis Brimob hingga akhirnya tewas. Peristiwa ini terjadi di sekitaran Pejompongan, Jakarta, dalam rangkaian demonstrasi massa. Puan meminta insiden ini diusut tuntas.
“Tentunya Polisi harus bisa mengusut tuntas insiden memilukan ini, dan harus dilakukan secara transparan,” tegasnya.